Diberdayakan oleh Blogger.

Mobile Menu

More News

logoblog

Keluhan yang dialami ibu hamil di masa kehamilan

Kamis, 12 Desember 2019



Nah ibu hamil pasti bertanya tanya masalah apa yang sedang terjadi ketika masa kehamilan mendatang, untuk bunda jangan cemas ya , karena dapat memperburuk kehamilan.


Ilustrasi ibuhamil.Foto: Google image


KESEHATAN,Bagus- Memiliki bayi kembar tentu menjadi salah satu kebahagiaan dan penantian berharga yang diinginkan banyak pasangan. 
Bicara mengenai bayi kembar terkadang ibu hamil memiliki kepanikan tersendiri karena keluhan berbeda dengan kehamilan tunggal.

Apalagi beberapa ibu hamil anak kembar lebih sering mengalami morning sickness, namun ada beberapa yang tidak. 

Kenali  5 keluhan ibu hamil

1. Berisiko lebih tinggi mengalami preeklampsia.

Preeklampsia yang terjadi pada ibu hamil bisa dikenali sejak awal-awal kehamilan seperti ditandai dengan tekanan darah tinggi,kembar memiliki risiko 2 - 3 kali lebih besar untuk mengalami preeklampsia daripada ibu anak satu. 
Kondisi ini dapat berdampak pada setiap organ tubuh janin di dalam kandungan, sehingga menyebabkan penyakit yang serius. Bahkan preeklampsia bisa berubah menjadi eklamsia, di mana dapat memicu kejang-kejang pada ibu hamil.
Untuk mengatasi kondisi preeklampsia selama hamil, ada baiknya ibu hamil berusaha menjaga asupan makanan dengan memperbanyak vitamin, mineral hingga kalium. 

2. Hipertensi gestasional berisiko dua kali lebih tinggi dibandingkan kehamilan tunggal
Tekanan darah tinggi secara umum bisa terjadi pada ibu hamil, namun hipertensi gestasional risikonya dua kali lebih tinggi terjadi dibandingkan kehamilan tunggal. 
Perlu Mama ketahui bahwa tekanan darah tinggi bisa terjadi karena meningkatnya tekanan pada plasenta. 
Placental abruption pun bahkan bisa terjadi tiga kali lebih besar dibandingkan kehamilan dengan satu anak. ada beberapa makanan yang menjadi pantangan untuk ibu hamil dengan hipertensi seperti makanan dengan tinggi garam, gula dan lemak jenuh. Jika makanan pantangan ini benar-benar rutin dilakukan dan mampu menjaga pola makan selama hamil dengan baik, maka kesehatan Mama serta janin dalam kandungan terus terjaga.

3. Anemia dapat memicu kehamilan bayi kembar mengalami kelahiran prematur,
anemia bisa terjadi ketika tubuh kekurangan sel darah merah yang seharusnya berfungsi dalam menyebarkan oksigen ke seluruh tubuh. Perlu diketahui bahwa ibu hamil yang seringkali mengalami anemia dikarenakan kekurangan zat besi. 
Padahal anemia pada ibu hamil perlu diwaspadai karena dapat memengaruhi kesehatan janin selama berada di dalam kandungan. 
Anemia selama masa kehamilan pun dapat membuat tubuh menjadi mudah lelah, pusing, nyeri di bagian dada hingga mengalami moodswing tanpa disadari. Pada kehamilan bayi kembar, anemia bahkan dapat memicu kelahiran bayi prematur atau lahir sebelum usia kandungan 37 minggu. 
Jika Mama ingin mencegah anemia saat masa-masa kehamilan di trimester pertama, maka ibu hamil perlu membutuhkan zat besi atau vitamin B12. Kandungan zat besi ini bisa didapatkan melalui menu sehat sehari-hari dari brokoli, bayam, buah-buahan hingga daging unggas. 

4. Diabetes gestasional perlu diketahui informasinya saat awal kehamilan

Diabetes gestasional selama masa kehamilan dipicu karena tingginya kondisi gula darah. Meskipun tidak memiliki riwayat diabetes gestasional, namun ibu hamil yang mempunyai gula tinggi selama masa kehamilan dapat meningkatkan risiko hal tersebut. 
kehamilan anak kembar memiliki tiga kali lebih berisiko mengalami diabetes gestasional dibandingkan kehamilan normal atau satu anak. 
Perlu Mama ketahui bahwa diabetes gestasional bisa terjadi pada usia kehamilan berapa saja, hanya saja secara umum kondisi ini bisa muncul di usia kehamilan minggu ke-24 sampai ke-28 yang sudah masuk di trimester ketiga. Meskipun begitu, Mama sebisa mungkin harus mampu mengetahui informasi diabetes gestasional sedari awal. 

5. Bobot tubuh hamil anak kembar menjadi lebih berat dibandingkan kehamilan tunggal
Perut pada ibu hamil anak kembar memiliki peluang jauh lebih besar dibandingkan kehamilan tunggal. Hal ini dikarenakan sedang mengandung dua bayi sekaligus di dalam cairan ketuban yang lebih banyak di dalam kandungan. 
Biasanya baby bump akan semakin terlihat jelas di usia kehamilan 4-5 bulan alias awal-awal trimester pertama. Selama hamil bayi kembar, Mama perlu berkonsultasi dengan dokter agar mengetahui berat badan yang ideal selama kehamilan. 
Selain itu, Mama pun bisa menghitung berat badan ketika hamil anak kembar dengan tools terbaru 

Nah, itulah beberapa keluhan yang bisa dirasakan oleh ibu hamil. Semoga informasi mengenai keluhan selama kehamilan ini bisa dipelajari walau masih berada di trimester pertama ya